Dewa Olimpus : Dewa-Dewa Dalam Mitologi Yunani

Berkas:Jacopo Zucchi - The Assembly of the Gods.jpgMitologi Yunani adalah sekumpulan mitos dan legenda yang berasal dari Yunani Kuno dan berisi kisah-kisah mengenai dewa dan pahlawan, sifat dunia, dan asal usul serta makna dari praktik ritual dan kultus orang Yunani Kuno. Mitologi Yunani merupakan bagian dari agama di Yunani Kuno. Para sejarawan modern mempelajari mitologi Yunani untuk mengetahui keadaan politik, agama, dan peradaban di Yunani Kuno, serta untuk memperoleh pemahaman mengenai pembentukan mitos itu sendiri.

Kebanyakan dewa Yunani digambarkan seperti manusia, dilahirkan namun tak akan tua, kebal terhadap apapun, bisa tak terlihat, dan tiap dewa mempunyai karakteristik tersendiri. Karena itu, para dewa juga memiliki nama-nama gelar untuk tiap karakternya, yang mungkin lebih dari satu. Dewa-dewi ini kadang-kadang membantu manusia, dan bahkan menjalin hubungan cinta dengan manusia yang menghasilkan anak, yang merupakan setengah manusia setengah dewa. Anak-anak itulah yang kemudian dikenal sebagai pahlawan.

Mitologi Yunani secara eksplisit terdapat dalam kumpulan cerita dan karya seni Yunani Kuno, seperti pada lukisan vas dan benda-benda ritual untuk dewa. Mitologi Yunani menjelaskan asal mula dunia serta menceritakan kehidupan dan petualangan berbagai dewa, dewi, pahlawan, dan makhluk-makhluk mitologi. Mitologi Yunani pada awalnya disebarkan melalui tradisi lisan. Saat ini sebagian besar informasi mengenai mitologi Yunani diperoleh dari sastra Yunani.

Dewa-Dewa Dalam Mitologi Yunani

  • Afrodit  Dewi cinta, nafsu, kecantikan, bujukan, dan kesenangan. Meskipun dinikahkan dengan Hephaestus dia memiliki banyak kekasih, terutama Ares. Dia digambarkan sebagai wanita cantik yang biasanya ditemani oleh anaknya, Eros. Lambangnya adalah burung dara, apel, kulit kerang dan rangkaian murad.
  • Apollo Dewa musik, penyembuhan, wabah, ramalan, puisi, dan panahan; diasosiasikan dengan cahaya, kebenaran, dan matahari. Dia adalah saudara laki-laki Artemis, dan putra Zeus dan Leto. Dia digambarkan sebagai pemuda tampan dengan rambut panjang dan membawa banyak benda termasuk rangkaian laurel, busur panah, gagak, dan lira.
  • Ares  Dewa perang, nafsu haus darah, kekejaman, kejantanan. Merupakan putra Zeus dan Hera, dia digambarkan sebagai orang dewasa memakai baju perang, atau pria telanjang dengan helm dan tomba. Perlengkapannya antara lain baju perang emas dan tombak berujung perunggu, hewan keramatnya adalah burung hantu, burung hering dan ular berbisa.
  • Artemis  Dewi perburuan, alam liar, hewan liar, kelahiran dan wabah. Dia diasosiasikan dengan bulan. Dia adalah anak Zeus dan Leto, dan saudara perempuan Apollo. Dalam seni, dia biasanya digambarkan sebagai wanita muda membawa busur dan anak panah. Selain panah, perlengkapannya juga adalah tombak berburu, kulit hewan, rusa dan hewan liar lainnya. Dia adalah dewi perawan.
  • Athena  Dewi kebijaksanaan, perang, strategi, usaha, kerajinan tangan, dan akal pikiran. Merupakan anak Zeus dan Metis, dia dilahirkan dari kepala Zeus sebagai wanita dewasa dengan pakaian perang. Dia digambarkan memakai helam bersabit, membawa tombak dan perisai aegis. Simbolnya adalah aegis, burung hantu dan pohon zaitun. Dia adalah dewi perawan.
  • Demeter  Dewi kesuburan, pertanian, perkebunan, dan panen. Demeter adalah anak Kronos dan Rhea dan saudara perempuan Zeus, yang darinya dia melahirkan Persefon. Dia digambarkan sebagai wanita dewasa bermahkota yang membawa seikat gandum dan obor. Simbolnya adalah Kornukopia, ular bersayap dan tongkat lotus.
  • Dionisos  Dewa anggur, pesta dan festival, kegilaan, mabuk dan kesenangan. Dia digambarkan dalam seni sebagai pria tua berjenggot atau pemuda berambut panjang. Simbolnya adalahe thyrsus (tongkat berujung cemara), gelas minum, tanaman anggur dan mahkota Hedera. Dalam beberapa versi, dia menggantikan Hestia.
  • Hades  Raja dunia bawah dan dewa kematian, orang mati, dan harta dalam bumi. Istrinya adalah Persefon dan simbolnya adalah kunci Hades, helm kegelapan, dan Kerberos. Walaupun merupakan putra Kronos dan Rhea dan kakak Zeus, dia jarang dimasukkan dalam kelompok dewa Olimpus.
  • Hefaistos  Dewa api, pandai besi, seni patung, dan gunung berapi. Dia adalah dewa yang pincang. merupakan putra Hera melalui partenogenesis, Dia adalah suami Afrodit. Dia biasanya digambarkan sebagai pria berjenggot yang memegang palu dan alat-alat pandai besi. Simbolnya adalah palu, pelengkung dan besi landasan.
  • Hera  Ratu para dewa dan merupakan dewi pernikahan, wanita, kelahiran, pewaris, raja dan kerajaan. Dia adalah anak Kronos dan Rhea dan kakak perempuan Zeus. Dia biasanya digambarkan sebagai wanita cantik memakai mahkota dan memegang tongkat berujung lotus. Simbolnya adalah mahkota, tongkat lotus, merak, kakatua, burung kukuk and buah delima.
  • Hermes  Dewa perjalanan, pembawa pesan, perdagangan, pencurian, tipuan, bahasa, tulisan, diplomasi, atletik, dan peternakan. Dia adalah pembawa pesan para dewa, pemandu yang memandu roh orang mati menuju dunia bawah, dan merupakan putra Zeus dan Maia. Dia digambarkan sebagai pemuda tampan dan atletis atau sebagai pria tua berjenggot. Atributnya meliputi tongkat Kadukeus, sandal bersayap, dan topi pelancong.
  • Hestia  Dewi perapian, rumah, dan memasak. Dia adalah anak Kronos dan Rhea dan saudara perempuan Zeus. Dia adalah dewi perawan. Dia digambarkan sebagai wanita berkerudung dan simbolnya adalah perapian dan ketel. Dalam beberapa versi dia menyerahkan tempatnya di Olimpus pada Dionisos.
  • Poseidon   Dewa laut, sungai, banjir, kekeringan, gempa bumi, dan kuda; dikenal sebagi “Pengguncang Bumi” atau “Pembawa Badai'”. Dia adalah anak Kronos dan Rhea dan kakak Zeus dan Hades. Dalam seni klasik, dia digambarkan sebagai pria dewasa berjenggot dengan badan kuat dan memegang trisula. Simbolnya adalah trisula, lumba-lumba dan kuda.
  • Zeus   Raja para dewa, penguasa Olimpus dan dewa langit, cuaca, petir, hukum dan takdir. Dia adalah anak termuda dari Kronos dan Rhea, yang dia kalahkan. Dia adalah adik dan suami Hera. Dalam seni dia digamabarkan sebagai pria dewasa berjenggot dan berbadan kuat. Simbolnya adalah petir, tongkat kerjaan dan burung elang.

sumber : wikipedia dan berbagai sumber lainnya

Artikel Terkait :

Supported By :

http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcR6YmYb-hui0xP9f-qqBB_K64r-8VBm1tFHJQcztlW4hvtQ7V37XwAudi Yudhasmara

KORANDO – Koran Anak Indonesia, Yudhasmara Publisher

“PUPUK MINAT BACA ANAK DAN REMAJA INDONESIA SEJAK DINI”. Membaca adalah investasi paling kokoh bagi masa depan perkembangan moral dan intelektual anak. “SELAMATKAN MINAT BACA ANAK INDONESIA”.

Jl Taman Bendungan Asahan 5 Jakarta PusatPhone : (021) 70081995 – 5703646

email : korando.online@gmail.com http://mediaanakindonesia.wordpress.com/

Copyright 2011. Koran Anak Indonesia  Network  Information Education Network. All rights reserved

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s