January 21, 2021

KLIK QURAN

THE TRUTH WAY OF LIFE

Ada Apa Dengan Kedahsyatan 10 Ayat Awal dan Akhir Al Kahfi ?

6 min read

 

10 Ayat Pertama Surat Al Kahfi 1-10

  1. اَ لْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْۤ اَنْزَلَ عَلٰى عَبْدِهِ الْكِتٰبَ وَلَمْ يَجْعَلْ لَّهٗ عِوَجًا    ٚ al-hamdu lillaahillaziii anzala ‘alaa ‘abdihil-kitaaba wa lam yaj’al lahuu ‘iwajaa “Segala puji bagi Allah yang telah menurunkan Kitab (Al-Qur’an) kepada hamba-Nya dan Dia tidak menjadikannya bengkok;”
  2. قَيِّمًا لِّيُنْذِرَ بَأْسًا شَدِيْدًا مِّنْ لَّدُنْهُ وَيُبَشِّرَ الْ مُؤْمِنِيْنَ الَّذِيْنَ يَعْمَلُوْنَ الصّٰلِحٰتِ اَنَّ لَهُمْ اَجْرًا حَسَنًا   qoyyimal liyunziro ba`san syadiidam mil ladun-hu wa yubasysyirol-mu`miniinallaziina ya’maluunash-shoolihaati anna lahum ajron hasanaa. “sebagai bimbingan yang lurus, untuk memperingatkan akan siksa yang sangat pedih dari sisi-Nya dan memberikan kabar gembira kepada orang-orang mukmin yang mengerjakan kebajikan bahwa mereka akan mendapat balasan yang baik,”
  3. مّٰكِثِيْنَ فِيْهِ اَبَدًا   .  maakisiina fiihi abadaa.  “mereka kekal di dalamnya untuk selama-lamanya.”
  4. وَّيُنْذِرَ الَّذِيْنَ قَالُوا اتَّخَذَ اللّٰهُ  وَلَدًا. wa yunzirollaziina qooluttakhozallohu waladaa. “Dan untuk memperingatkan kepada orang yang berkata, Allah mengambil seorang anak.”
  5. مَا لَهُمْ بِهٖ مِنْ عِلْمٍ وَّلَا لِاٰبَآئِهِمْ ۗ  كَبُرَتْ كَلِمَةً تَخْرُجُ مِنْ اَفْوَاهِهِمْ ۗ  اِنْ يَّقُوْلُوْنَ اِلَّا كَذِبًا. Maa lahum bihii min ‘ilmiw wa laa li`aabaaa`ihim, kaburot kalimatan takhruju min afwaahihim, iy yaquuluuna illaa kazibaa.”Mereka sama sekali tidak mempunyai pengetahuan tentang hal itu, begitu pula nenek moyang mereka. Alangkah jeleknya kata-kata yang keluar dari mulut mereka; mereka hanya mengatakan (sesuatu) kebohongan belaka.”
  6. فَلَعَلَّكَ  بَاخِعٌ نَّـفْسَكَ عَلٰٓى اٰثَارِهِمْ اِنْ لَّمْ يُؤْمِنُوْا بِهٰذَا الْحَـدِيْثِ  اَسَفًا.  fa la’allaka baakhi’un nafsaka ‘alaaa aasaarihim il lam yu`minuu bihaazal-hadiisi asafaa.  “Maka barangkali engkau (Muhammad) akan mencelakakan dirimu karena bersedih hati setelah mereka berpaling, sekiranya mereka tidak beriman kepada keterangan ini (Al-Qur’an).”
  7. اِنَّا جَعَلْنَا مَا عَلَى الْاَرْضِ زِيْنَةً لَّهَا لِنَبْلُوَهُمْ اَ يُّهُمْ اَحْسَنُ عَمَلًا. Innaa ja’alnaa maa ‘alal-ardhi ziinatal lahaa linabluwahum ayyuhum ahsanu ‘amalaa. “Sesungguhnya Kami telah menjadikan apa yang ada di bumi sebagai perhiasan baginya, untuk Kami menguji mereka, siapakah di antaranya yang terbaik perbuatannya.”
  8. وَاِنَّا لَجٰعِلُوْنَ مَا عَلَيْهَا صَعِيْدًا جُرُزًا   .  wa innaa lajaa’iluuna maa ‘alaihaa sho’iidan juruzaa.  “Dan Kami benar-benar akan menjadikan (pula) apa yang di atasnya menjadi tanah yang tandus lagi kering.”
  9. اَمْ حَسِبْتَ اَنَّ اَصْحٰبَ الْـكَهْفِ وَالرَّقِيْمِ ۙ  كَانُوْا مِنْ  اٰيٰتِنَا عَجَبًا. Am hasibta anna ash-haabal-kahfi war-roqiimi kaanuu min aayaatinaa ‘ajabaa. “Apakah engkau mengira bahwa orang yang mendiami gua, dan (yang mempunyai) Ar-Raqim itu, termasuk tanda-tanda (kebesaran) Kami yang menakjubkan?”
  10. اِذْ اَوَى الْفِتْيَةُ اِلَى الْـكَهْفِ فَقَالُوْا رَبَّنَاۤ  اٰتِنَا مِنْ لَّدُنْكَ رَحْمَةً وَّهَيِّئْ لَـنَا مِنْ اَمْرِنَا رَشَدًا. Iz awal-fityatu ilal-kahfi fa qooluu robbanaaa aatinaa mil ladungka rohmataw wa hayyi` lanaa min amrinaa rosyadaa. “(Ingatlah) ketika pemuda-pemuda itu berlindung ke dalam gua lalu mereka berdoa, Ya Tuhan Kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah petunjuk yang lurus bagi kami dalam urusan kami.
BACA:   Quran Digital : Tafsir Al Kahfi 109 Luarbiasa, Tinta Bagi Pencatat Semua Kalimat Allah

10 Ayat terakhir Al Kahfi

  1. 101. Allatheena kanat aAAyunuhum fee ghita-in AAan thikreewakanoo la yastateeAAoona samAAan. (Iaitu) orang-orang yang matanya telah tertutup daripada melihat tanda-tanda yang membawa kepada mengingatiKu, dan mereka pula tidak dapat mendengar sama sekali.)
  2. 102. Afahasiba allatheena kafaroo an yattakhithoo AAibadeemin doonee awliyaa inna aAAtadna jahannama lilkafireenanuzulan. (Maka adakah orang-orang kafir menyangka bahawa mereka mengambil hamba-hambaKu sebagai makhluk-makhluk yang disembah, selain daripadaKu, dapat menolong mereka? Sesungguhnya Kami telah sediakan neraka Jahannam bagi orang-orang kafir itu sebagai tempat tetamu.)
  3. 103. Qul hal nunabbi-okum bial-akhsareenaaAAmalan. (Katakanlah (wahai Muhammad): “Mahukah Kami khabarkan kepada kamu akan orang-orang yang paling rugi amal-amal perbuatannya?)
  4. 104. Allatheena dalla saAAyuhum fee alhayati alddunya wahum yahsaboona annahum yuhsinoonasunAAan (yaitu) orang-orang yang telah sia-sia amal usahanya dalam kehidupan dunia ini, sedang mereka menyangka bahawa mereka sentiasa betul dan baik pada apa sahaja yang mereka lakukan”.)
  5. 105. Ola-ika allatheena kafaroo bi-ayatirabbihim waliqa-ihi fahabitat aAAmaluhum falanuqeemu lahum yawma alqiyamati waznan. (Merekalah orang-orang yang kufur ingkar akan ayat-ayat Tuhan mereka dan akan pertemuan denganNya; oleh itu gugurlah amal-amal mereka; maka akibatya Kami tidak akan memberi sebarang timbangan untuk menilai amal mereka, pada hari qiamat kelak.)
  6. 106. Thalika jazaohum jahannamu bima kafaroo waittakhathoo ayatee warusuleehuzuwan. ((Mereka yang bersifat) demikian, balasannya neraka Jahannam, disebabkan mereka kufur ingkar, dan mereka pula menjadikan ayat-ayatKu dan Rasul-rasulKu sebagai ejek-ejekan.)
  7. 107. Inna allatheena amanoo waAAamiloo alssalihati kanat lahum jannatualfirdawsi nuzulan (Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal soleh, disediakan bagi mereka Syurga-syurga Firdaus, sebagai tempat tetamu (yang serba mewah).)
  8. 108. Khalideena feeha la yabghoona AAanha hiwalan. (Mereka kekal di dalamnya, (dan) tidak ingin berpindah daripadanya.)
  9. 109. Qul law kana albahru midadan likalimatirabbee lanafida albahru qabla an tanfada kalimatu rabbee walawji/na bimithlihi madadan. (Katakanlah (wahai Muhammad): “Kalaulah semua jenis lautan menjadi tinta untuk menulis Kalimah-kalimah Tuhanku, sudah tentu akan habis kering lautan itu sebelum habis Kalimah-kalimah Tuhanku, walaupun Kami tambahi lagi dengan lautan yang sebanding dengannya, sebagai bantuan”.).
  10. 110. Qul innama ana basharun mithlukum yooha ilayya annamailahukum ilahun wahidun faman kana yarjoo liqaarabbihi falyaAAmal AAamalan salihan wala yushrik biAAibadatirabbihi ahadan. (Katakanlah (wahai Muhammad): “Sesungguhnya aku hanyalah seorang manusia seperti kamu, diwahyukan kepadaku bahawa Tuhan kamu hanyalah Tuhan Yang Satu; Oleh itu, sesiapa yang percaya dan berharap akan pertemuan dengan Tuhannya, hendaklah ia mengerjakan amal yang soleh dan janganlah ia mempersekutukan sesiapapun dalam ibadatnya kepada Tuhannya”.)
BACA:   Al-Qur'an Sebagai Referensi Untuk Hilangkan Perselisihan Pendapat Antar Ummat Rasul Yang Berbeda

Keutamaan surat Al-Kahfi adalah jika sepuluh ayat pertama itu dihafal. Bahkan dalam riwayat lainnya disebutkan bahwa yang dihafal adalah sepuluh ayat terakhir.

  • Dari Abu Darda’ radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, مَنْ حَفِظَ عَشْرَ آيَاتٍ مِنْ أَوَّلِ سُورَةِ الْكَهْفِ عُصِمَ مِنَ الدَّجَّالِ “Siapa yang menghafal sepuluh ayat pertama dari surat Al-Kahfi, maka ia akan terlindungi dari Dajjal.” (HR. Muslim no. 809)
  • Dalam riwayat lain disebutkan, “Dari akhir surat Al-Kahfi.” (HR. Muslim no. 809). Dalam hadits di atas, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengabarkan bahwa siapa yang menghafal sepuluh ayat pertama atau terakhir dari surat Al-Kahfi, maka ia terlindungi dari Dajjal.
  • Imam Nawawi berkata, “Ada ulama yang mengatakan bahwa sebab mendapatkan keutamaan seperti itu adalah karena di awal surat Al-Kahfi terdapat hal-hal menakjubkan dan tanda kuasa Allah. Tentu saja siapa yang merenungkannya dengan benar, maka ia tidak akan terpengaruh dengan fitnah Dajjal. Begitu pula akhir surat Al-Kahfi, mulai dari ayat,
  • أَفَحَسِبَ الَّذِينَ كَفَرُوا أَنْ يَتَّخِذُوا عِبَادِي مِنْ دُونِي أَوْلِيَاءَ إِنَّا أَعْتَدْنَا جَهَنَّمَ لِلْكَافِرِينَ نُزُلًا “maka apakah orang-orang kafir menyangka bahwa mereka (dapat) mengambil hamba-hamba-Ku menjadi penolong selain Aku? Sesungguhnya Kami telah menyediakan neraka Jahannam tempat tinggal bagi orang-orang kafir.” (QS. Al-Kahfi: 102) (Syarh Shahih Muslim, 6: 84)

loading...

Материалы по теме:

Sejarah Perkembangan Islam di Jaman Nabi Muhammad
  Jazirah Arab sebelum kedatangan Islam merupakan sebuah kawasan yang sangat mundur. Kebanyakkan orang Arab merupakan penyembah berhala dan yang lain merupakan pengikut agama Kristen dan Yahudi. Mekah ketika itu merupakan ...
Benarkah Yesus atau Nabi Isa itu Tuhan ?
  بسم الله الر حمن الر حيم مَّا الْمَسِيحُ ابْنُ مَرْيَمَ إِلَّا رَسُولٌ قَدْ خَلَتْ مِن قَبْلِهِ الرُّسُلُ وَأُمُّهُ صِدِّيقَةٌ ۖ كَانَا يَأْكُلَانِ الطَّعَامَ ۗ انظُرْ كَيْفَ ...
40 Doa Paling Dahsyat Dalam Quran
Doa Agar Dicintai Ummat
BACA:   Perbedaan Nabi dan Rasul dalam Islam
“Ya Tuhan kami sungguh aku telah menempatkan sebagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanaman di dekat rumah-Mu (Baitullah) yang dihormati. Ya Tuhan ...
Asbabun Quran Nuzul Al Araf 204
Asbabun Nuzul Al Araf 204 Ibnu Abi Hatim dan lain-lain meriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa ayat, "Dan apabila dibacakan Al-Qur'anfl, maka dengarkanlah dan diamlah,..," turun ...
Dr ZAKIR NAIK. Tokoh Islam Dunia Di Era Digital
  Zakir Abdul Karim Naik adalah seorang pembicara umum Muslim India, dan penulis hal-hal tentang Islam dan perbandingan agama. Secara profesi, ia adalah seorang dokter medis, memperoleh gelar Bachelor of Medicine and Surgery (MBBS) ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.