Asbabul Nuzul Al Fil dan Kisah Perang Gajah


Asbabul Nuzul Al Fil dan Kisah Perang Gajah

  • Surah Al-Fil adalah surah ke-105 dalam al-Qur’an dan terdiri atas 5 ayat. Surah ini tergolong pada surah Makkiyah. 
  • .Allah menerangkan kejadian ini dalam surah Al-Fiil, yaitu:
    Apakah kamu tidak memperhatikan bagaimana Tuhanmu telah bertindak terhadap tentara bergajah? Bukankah Dia telah menjadikan tipu daya mereka (untuk menghancurkan Ka’bah) itu sia-sia? dan Dia mengirimkan kapada mereka burung yang berbondong-bondong, yang melempari mereka dengan batu (berasal) dari tanah yang terbakar, lalu Dia menjadikan mereka seperti daun-daun yang dimakan (ulat). (Al-Fiil:1-5)
  • Nama Al Fiil sendiri berarti Gajah yang diambil dari ayat pertama dari surat ini. 
  • Topik surat ini adalah kisah gagalnya usaha penghancuran Ka’bah oleh Abrahah (raja yaman) dan 60.000 tentaranya, dalam tentara tersebut termasuk diantaranya 13 gajah (atau 9 dalam versi lain). Tahun terjadinya peristiwa ini juga dicatat dalam sejarah Islam sebagai Tahun Gajah.

Menurut sejarawan Islam awal seperti Ibnu Ishaq, Abrahah yang menjabat sebagai Gubernur Yaman yang berasal dari Habsyah atau Ethiopia sekarang, membangun gereja yang besar di Sana’a, dengan tujuan memikat bangsa Arab dari Ka’bah. Salah seorang anggota suku Quraisy marah akan hal ini dan ia pergi ke Sana’a, ke gereja tersebut pada malam hari dan mengotorinya.

Abrahah kemudian mengeluarkan perintah ekspedisi penyerangan terhadap Mekkah, dipimpin oleh seekor gajah (kemungkinan juga dengan gajah-gajah lainnya) untuk menghancurkan Ka’bah. Beberapa suku Arab menghadang pasukan Abrahah, tetapi dapat dikalahkan.

Begitu mereka berada di dekat Mekkah, Abrahah mengirim utusan yang mengatakan kepada penduduk kota Mekkah bahwa mereka tidak akan bertempur dengan mereka jika mereka tidak menghalangi penghancuran Ka’bah. Abdul Muthalib, kepala suku Quraisyi, mengatakan bahwa ia akan mempertahankan hak-hak miliknya, tetapi Tuhan akan mempertahankan rumah-Nya, Ka’bah, dan ia mundur ke luar kota dengan penduduk Mekkah lainnya.

Hari berikutnya, ketika Abrahah bersiap untuk masuk ke dalam kota, terlihat burung-burung yang membawa batu-batu kecil dan melemparkannya ke pasukan Ethiopia; setiap orang yang terkena langsung terbunuh, mereka lari dengan panik dan Abrahah terbunuh dengan mengenaskan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s