Surah dan Ayat Pilihan Dalam Quran

Imam Tirmidzi meriwayatkan dari Anas bin Malik, ia berkata bahwa, Nabi Saw bersabda :

Barang siapa membaca surat Idza Zulzilat, maka baginya sama dengan setengah Al Quran, barang siapa membaca Qul ya ayyuhal kafirun, maka baginya sama dengan seperempat Al Quran dan barang siapa membaca Qul Huawallahu Ahad maka baginya sama dengan sepertiga Al Quran.

Surah dan Ayat Pilihan Dalam Quran

Surat Al-Fatihah
Surat ini merupakan Ummu Al-Qur-an (induk Al-Qur-an). Surat ini harus dihafal oleh setiap muslim karena selalu dibaca dalam setiap shalat. Surat ini dipandang agung, bahkan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pernah bersabda:
لاَ صَلاَةَ لِمَنْ لَمْ يَقْرَأْ بِفَاتِحَةِ الْكِتَابِ
“Tidak sah shalat seseorang jika tidak membaca Al-Fatihah” (HR. Bukhari no. 756 dan Muslim no. 394)

Surat Al-Ikhlash
Surat Al-Ikhlash sebanding dengan 1/3 Al-Qur-an.
Dari Abu Sa’id Al Khudri bahwa seorang laki-laki mendengar seseorang yang membaca surat: “Qul Huwallahu Ahad” dan orang itu selalu mengulang-ngulangnya. Di pagi harinya, maka laki-laki itu pun segera menemui Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan mengadukan mengenai seseorang yang ia dengar semalam membaca surat yang sepertinya ia menganggap sangat sedikit. Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pun bersabda:
وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ إِنَّهَا لَتَعْدِلُ ثُلُثَ الْقُرْآن
“Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, sesungguhnya surat itu benar-benar menyamai sepertiga Al Qur-an.” (HR. Bukhari no. 4627)

Surat Al-Ikhlash, Surat Al-Falaq, dan An-Nas (Al-Mu’awwidzat)
Ketiga surat ini disebut dengan Al-Mu’awwidzat. Sedangkan jika ingin menyebut surat Al-Falaq dan An-Nas saja, maka disebut dengan Al-Mu’awwidzatain.
Keutamaan Al-Mu’awwidzatain tertuang dalam hadits berikut.
Dari ‘Uqbah bin ‘Amir radhiyallahu anhu, dia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, bersabda:
أَلَمْ تَر آيَاتٍ أُنْزِلَتْ هَذِهِ اللَّيْلَةَ لَمْ يُرَ مِثلُهُن قَطُّ ؟ قُلْ أَعُوذُ برَبِّ الفَلَقِ ، وَقُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ
“Tidakkah kamu mengetahui bahwa pada malam ini telah diturunkan beberapa ayat yang tidak pernah sama sekali dilihat ada yang semisalnya; Qul A’uudzu bi rabbil falaq dan Qul A’uudzu bi Rabbinnaas.”(HR. Muslim no.814)
Al- Mu’awwidzat disunnahkan untuk dibaca di beberapa waktu. Seperti di pagi & sore hari masing-masing 3x, sebelum tidur juga masing-masing 3x, dzikir setelah shalat fardhu, dan ketika meruqyah

Surat Al-Baqarah
Surat ini merupakan surat terpanjang dalam Al-Qur-an
Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
لَا تَجْعَلُوا بُيُوتَكُمْ مَقَابِرَ إِنَّ الشَّيْطَانَ يَنْفِرُ مِنْ الْبَيْتِ الَّذِي تُقْرَأُ فِيهِ سُورَةُ الْبَقَرَةِ
“Janganlah kalian jadikan rumah-rumah kalian sebagai kuburan, sesungguhnya setan itu akan lari dari rumah yang di dalamnya dibacakan surat Al-Baqarah.” (HR. Muslim no 780)
Dalam potongan hadits lain disebutkan
اقْرَءُوا سُورَةَ الْبَقَرَةِ فَإِنَّ أَخْذَهَا بَرَكَةٌ وَتَرْكَهَا حَسْرَةٌ وَلَا تَسْتَطِيعُهَا الْبَطَلَةُ
…“Bacalah surah Al-Baqarah, karena membacanya adalah berkah dan tidak membacanya adalah penyesalan. Dan para penyihir tidak akan dapat membacanya.” (HR. Muslim no 804)
Surat Al-Baqarah : 255 (Ayat Kursi)
Syaikh As-Sa’di rahimahullah menjelaskan bahwa ayat yang mulia ini merupakan ayat Al-Qur-an yang paling agung, paling utama, dan paling mulia. Hal ini karena ayat ini mengandung penjelasan perkara-perkara yang agung dan sifat-sifat Allah yang mulia.
عَنْ أُبَيِّ بْنِ كَعْبٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ يَا أَبَا الْمُنْذِرِ أَتَدْرِي أَيُّ آيَةٍ مِنْ كِتَابِ اللَّهِ مَعَكَ أَعْظَمُ قَالَ قُلْتُ اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ قَالَ يَا أَبَا الْمُنْذِرِ أَتَدْرِي أَيُّ آيَةٍ مِنْ كِتَابِ اللَّهِ مَعَكَ أَعْظَمُ قَالَ قُلْتُ { اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ } قَالَ فَضَرَبَ فِي صَدْرِي وَقَالَ وَاللَّهِ لِيَهْنِكَ الْعِلْمُ أَبَا الْمُنْذِرِ
Dari Ubay bin Ka’ab radiyallahu`anhu ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: Hai Abu Mundzir! tahukah kamu, ayat manakah di antara ayat-ayat Al-Qur-an yang ada padamu yang paling utama? Abu Mundzir berkata: saya menjawab, “Allah dan Rasul-Nya yang lebih mengetahui.” Beliau bertanya lagi: Hai Abu Mundzir, tahukah kamu, ayat manakah di antara ayat-ayat Al-Qur-an yang ada padamu yang paling utama? Abu Mundzir berkata: Saya menjawab, “Allahu laa ilaaha illaa huwal Hayyul Qayyum Abu Mundzir berkata: lalu Beliau menepuk dadaku seraya bersabda: Demi Allah, semoga dadamu dipenuhi dengan ilmu, wahai Abu Mundzir”(HR. Muslim no 810)
Disunnahkan membaca ayat kursi pada pagi & sore, sebelum tidur, dan setelah shalat fardhu
Surat Al-Baqarah : 285-286
Disunnahkan membaca dua ayat ini di malam hari sebelum tidur.
Dari Abu Mas’ud Al-Anshari radhiyallahu anhu dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
مَنْ قَرَأَ هَاتَيْنِ الْآيَتَيْنِ مِنْ آخِرِ سُورَةِ الْبَقَرَةِ فِي لَيْلَةٍ كَفَتَاهُ
“Barangsiapa yang membaca dua ayat ini, yakni akhir surat Al-Baqarah di suatu malam, maka keduanya telah mencukupinya.” (HR. Al-Bukhari no. 5009 dan Muslim no. 1341)
Surat Ali ‘Imran
Abu Umamah Al-Bahili radhiyallahu anhu berkata: Saya mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
اقْرَءُوا الْقُرْآنَ فَإِنَّهُ يَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيعًا لِأَصْحَابِهِ اقْرَءُوا الزَّهْرَاوَيْنِ الْبَقَرَةَ وَسُورَةَ آلِ عِمْرَانَ فَإِنَّهُمَا تَأْتِيَانِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ كَأَنَّهُمَا غَمَامَتَانِ أَوْ كَأَنَّهُمَا غَيَايَتَانِ أَوْ كَأَنَّهُمَا فِرْقَانِ مِنْ طَيْرٍ صَوَافَّ تُحَاجَّانِ عَنْ أَصْحَابِهِمَا
“Bacalah Al-Qur-an, karena ia akan datang memberi syafa’at kepada para pembacanya pada hari kiamat nanti. Bacalah Az-Zahrawain, yakni Al-Baqarah dan surah Ali ‘Imran, karena keduanya akan datang pada hari kiamat nanti, seperti dua tumpuk awan menaungi pembacanya, atau seperti dua kelompok burung yang sedang terbang dalam formasi hendak membela pembacanya. ….” (HR. Muslim no. 804)
Dari An-Nawwas bin Sam’an radhiyallahu anhu dia berkata: Aku mendengar Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:
يُؤْتَى يَوْمَ الْقِيامَةِ بِالْقُرْآنِ وَأَهْلِهِ الَّذِيْنَ كانُوا يَعْمَلُوْنَ بِهِ فِي الدُّنْيا تَقَدَّمَهُ سُوْرَةُ الْبَقَرَةِ وَآلِ عِمْرانَ تَحاجَّانِ عَنْ صَاحِبِهِمَا
“Pada hari kiamat akan didatangkan Al-Qur-an bersama mereka yang mengamalkannya di dunia. Yang terdepan adalah surah Al-Baqarah dan Ali ‘Imran, keduanya akan membela mereka yang mengamalkannya.” (HR. Muslim no. 805)
Surat Ali ‘Imran : 190-200
Disunnahkan membaca ayat ini pada saat bangun tidur
Surat Al-Kahfi
Disunnahkan membaca surat Al-Kahfi pada hari Jum’at.
عَنْ أَبِى سَعِيدٍ الْخُدْرِىِّ أَنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ : مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ فِى يَوْمِ الْجُمُعَةِ أَضَاءَ لَهُ مِنَ النُّورِ مَا بَيْنَ الْجُمُعَتَيْنِ
Dari Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu anhu, bahwa Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda:“Barangsiapa yang membaca surat Al-Kahfi pada hari Jum’at, maka Allah akan menyinarinya dengan cahaya di antara dua Jum’at.” {HR Al-Hakim (II/399) dan Al-Baihaqi (III/249), dinyatakan shahih oleh Al-Albani dalam Shahih Al-Jami’ no. 6470 dan Shahih At-Targhib wa At-Tarhib (I/180)}
Surat ini juga akan meneranginya pada hari kiamat kelak.
عن أبي سعيد الخدري رضي الله عنه ، قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : من قرأ سورة الكهف كما أنزلت ، كانت له نورا يوم القيامة من مقامه إلى مكة ،
Dari Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu anhu, ia berkata:
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa membaca surat Al-Kahfi sebagaimana diturunkannya, maka surat ini akan menjadi cahaya baginya pada hari Kiamat dari tempat tinggalnya hingga ke Mekkah, …
Surat Al-Kahfi : 10 ayat pertama atau 10 ayat terakhir
Ayat-ayat ini berfungsi sebagai penjaga manusia dari fitnah Dajjal.
Dalam lanjutan hadits diatas, dinyatakan bahwa
ومن قرأ عشر آيات من آخرها ثم خرج الدجال لم يسلط عليه
Dan barangsiapa membaca sepuluh ayat terakhir dari surat Al-Kahfi lalu Dajjal keluar (datang), maka Dajjal tidak akan membahayakannya.
عَنْ أَبِى الدَّرْدَاءِ أَنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ : « مَنْ حَفِظَ عَشْرَ آيَاتٍ مِنْ أَوَّلِ سُورَةِ الْكَهْفِ عُصِمَ مِنَ الدَّجَّالِ » وفي رواية ـ من آخر سورة الكهف ـ
Dari Abu Darda’ radhiyallahu anhu, bahwa Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa yang menghafal sepuluh ayat pertama dari surat Al-Kahfi, niscaya dia akan terlindungi dari (fitnah) Dajjal. Dan di dalam riwayat lain disebutkan: “(sepuluh ayat terakhir) dari surat Al-Kahfi.
Surat As-Sajdah
Dari Jabir radhiyallahu’anhu, “Rasulullah shalallahu alaihi wassalam tidak tidur sebelum membaca Alif laam mim Tanzil (surat As-Sajadah) dan Tabaarakalladzi biyadihil-mulk (surat Al-Mulk)“ (HR. Tirmidzi dan Nasa’i)
Surat Al-Mulk
Surat ini terletak di permulaan juz 29.
عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ عَنِ النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ إِنَّ سُورَةً مِنَ الْقُرْآنِ ثَلاَثُونَ آيَةً شَفَعَتْ لِرَجُلٍ حَتَّى غُفِرَ لَهُ وَهِىَ سُورَةُ تَبَارَكَ الَّذِى بِيَدِهِ الْمُلْكُ، وفي رواية: فأخرجته من النار و أدخلته الجنة
Dari Abu Hurairah, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda, “Ada suatu surat dari Al-Qur-an yang terdiri dari tiga puluh ayat dan dapat memberi syafa’at bagi yang membacanya, sampai dia diampuni, yaitu: “Tabaarakalladzii biyadihil mulku… (surat Al Mulk)“. Dalam riwayat lain: “…sehingga dia dikeluarkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga”.
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s