KLIK QURAN DIGITAL

Kisah Ahli Ibadah yang masuk Neraka kerana mendoakan saudaranya agar Tidak Masuk Syurga

 

Kisah Ahli Ibadah yang masuk Neraka kerana mendoakan saudaranya agar Tidak Masuk Syurga

Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Abu Amir, telah menceritakan kepada kami Ikrimah ibnu Ammar, dari Damdam ibnu Jausy al-Yamami yang mengatakan bahawa Abu Hurairah pernah berkata kepadanya, “Hai Yamami, jangan sekali-kali kamu mengatakan terhadap seseorang “semoga Allah tidak mengampunimu” atau “semoga Allah tidak memasukkan mu ke dalam syurga.”

Aku (Yamami) berkata, “Hai Abu Hurairah, sesungguhnya kalimah tersebut biasa dikatakan oleh seseorang terhadap saudaranya dan temannya jika dia dalam keadaan marah.”

Abu Hurairah r.a berkata, “Jangan kamu katakan hal itu, kerana sesungguhnya aku pernah mendengar Rasulullah S.a.w bersabda iaitu;

“Dahulu di kalangan umat Bani Israil terdapat dua orang lelaki; salah seorangnya rajin beribadah, sedangkan yang lainnya zalim terhadap dirinya sendiri (ahli maksiat); keduanya sudah seperti saudara. Orang yang rajin ibadah selalu melihat saudaranya berbuat dosa dan mengatakan kepadanya, “Hai kamu, hentikanlah perbuatanmu.”

Tetapi saudaranya itu menjawab, “Biarlah aku dan Tuhanku, apakah kamu ditugaskan untuk terus mengawasiku?” Hingga pada suatu hari yang rajin beribadah melihat saudaranya ahli maksiat itu melakukan suatu perbuatan dosa yang menurut penilaiannya sangat besar. Maka dia berkata kepadanya, “Hai kamu, hentikanlah perbuatanmu.” Dan orang yang ditegurnya menjawab, “Biarlah aku, ini urusan Tuhanku, apakah engkau diutuskan sebagai pengawasku?” Maka yang rajin beribadah berkata, “Demi Allah, semoga Allah tidak memberi keampunan kepadamu, atau semoga Allah tidak memasukkanmu ke syurga untuk selama-lamanya.”

Abu Hurairah melanjutkan kisahnya, bahawa setelah itu Allah mengutus seorang malaikat untuk mencabut nyawa kedua orang tersebut, dan keduanya berkumpul di hadapan Allah. Maka Allah s.w.t berfirman kepada orang yang berdosa, “Pergilah, dan masuklah ke dalam syurga kerana rahmat-Ku.” Sedangkan kepada yang lainnya Allah S.w.t berfirman, “Apakah kamu merasa alim, apakah kamu mampu meraih apa yang ada di tangan kekuasaan-Ku? Bawalah dia ke dalam neraka!”

BACA:   Hasbunallah Wa Ni’mal Wakil, Doa Nabi Muhammad dan Nabi Ibrahim Yang Bermakna Luarbiasa

Nabi s.a.w bersabda, “Demi Tuhan yang jiwa Abul Qasim berada di dalam genggaman kekuasaan-Nya, sesungguhnya orang tersebut (yang masuk neraka) benar-benar mengucapkan suatu kalimah yang menghancurkan dunia dan akhiratnya.”

Imam Abu Daud meriwayatkannya melalui hadits Ikrimah ibnu Ammar, bahawa Damdam ibnu Jausy menceritakan kepadanya dengan lafaz yang sama.

[Imam Ibnu Katsir – Tafsir Ibnu Katsir, Surah an-Nisaa’, ayat 47 – 48]

jika ahli ibadah yang mendoakan sedemikian terhadap saudaranya pun sudah dimasukkan ke neraka, apa lagi kalau ucapan itu dibuat oleh bukan ahli ibadah. Na’udzu billahi min dzaalik …….

 




.


.

Материалы по теме:

10 Doa Rasulullah Paling Dahsyat
Doa Mohon Curahan Rahmat Dan Ampunan. Allahumma innizhalamtu nafsi zhulman katsiran wala yaghfirudz-dzunuba ilia anta, faghfirli maghfiratan min 'indika warhamni innaka antal ghafiirur rahim. ...
Sejarah Perkembangan Fiqih Islam
  Fikih adalah salah satu bidang ilmu dalam syariat Islam yang secara khusus membahas persoalan hukum yang mengatur berbagai aspek kehidupan manusia, baik kehidupan pribadi, bermasyarakat ...
INDEKS QURAN : SEJARAH SERTA AYAT DALAM QURAN
 
BACA:   Doa Dalam Quran: Doa mohon ampunan bagi kedua orang tua dan kaum mukminin
Al-Qur'an atau Qur'an adalah sebuah kitab suci utama dalam agama Islam, yang umat Muslim percaya bahwa kitab ini diturunkan oleh Tuhan, kepada Nabi Muhammad.Kitab ...
Quran, Sains dan Asal Usul Kehidupan
  Quran, Sains dan Asal Usul Kehidupan Asal Usul Kehidupakn Air sangat penting bagi semua makhluk hidup. Kita semua tahu bahwa air sangat penting bagi kehidupan ...
Dr ZAKIR NAIK. Tokoh Islam Dunia Di Era Digital
  Zakir Abdul Karim Naik adalah seorang pembicara umum Muslim India, dan penulis hal-hal tentang Islam dan perbandingan agama. Secara profesi, ia adalah seorang dokter medis, memperoleh gelar Bachelor of Medicine and Surgery (MBBS) ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *