KLIK QURAN DIGITAL

INDEKS AL QURAN ONLINE : Muhjizat Al Quran dalam Ilmu Pengetahuan PERPUTARAN MATAHARI DAN BULAN

Salah satu hal yang luar biasa dari Alquran adalah ilmu pengetahuan yang terkandung di dalamnya dan hal itu tidak ada di mukjizat-mukjizat para nabi terdahulu. Dengan demikian, Islam, agama yang disampaikan oleh Rasulullah SAW, mempunyai perhatian khusus perihal ilmu pengetahuan. Dalam Islam, orang-orang yang berilmu pun dimuliakan. Hal itu sebagaimana firman Allah dalam potongan QS al-Mujadilah ayat 11, “Allah akan meninggikan orangorang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.”

INDEKS AL QURAN ONLINE : Muhjizat Al Quran dalam Ilmu Pengetahuan PERPUTARAN MATAHARI DAN BULAN

1 Al-Baqarah 164
2 Al-Baqarah 189
3 Al-Baqarah 258
4 Ali ‘Imran 27
5 Ali ‘Imran 190
6 Al-An’am 96
7 Yunus 5
8 Ar-Ra’d 2
9 Ibrahim 33
10 An-Nahl 12
11 Al-Anbiya 33
12 Al-Hajj 61
13 Fatir 13
14 Ya Sin 38
15 Ya Sin 40
16 Az-Zumar 5
17 Al-Mu’min 61
18 Fussilat 37
19 Al-Jasiyah 5
20 Ar-Rahman 5
21 Asy-Syams 2
22 Asy-Syams 3
23 Asy-Syams 4

Sebagai manifestasi dari ajaran Alquran, Rasulullah SAW pun mengajarkan umat Islam menuntut ilmu pengetahuan. Kita pun bisa mengakses dalil yang berupa hadis, baik sahih, hasan, maupun dhaif, tentang perintah menuntut ilmu. “Barang siapa yang menapaki suatu jalan dalam rangka mencari ilmu maka Allah akan memudahkan baginya jalan ke surga.” (HR Ibn Majah & Abu Dawud).

Bahkan, ilmu yang bermanfaat merupakan amal yang pahalanya tidak terputus meskipun seseorang yang berilmu tersebut telah meninggal. Hal itu sebagaimana riwayat berikut, “Jika seorang anak Adam (manusia) meninggal maka seluruh amalnya terputus kecuali tiga hal: sedekah jariah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang senantiasa mendoakannya.” (HR Muslim). Islam adalah agama yang mengindahkan ilmu pengetahuan, dan ilmu pengetahuan merupakan mukjizat yang diwariskan oleh Rasulullah SAW. Wallahu a’lam.

Mukjizat Nabi Muhammad Saw

BACA:   Siapa Orang Munafik dan Apa Dalil Dalam Quran ?

Mukjizat Nabi Muhammad Saw memiliki kekhususan dibandingkan dengan mukjizat Nabi-Nabi lainnya. Semua mukjizat sebelumnya dibatasi oleh ruang dan waktu, artinya hanya diperlihatkan kepada umat tertentu dan masa tertentu. Sedangkan mukjizat al-Qur‟an bersifat universal dan abadi yakni berlaku untuk semua umat manusia sampai akhir zaman. Karena itu, al-Qur‟an adalah sebagai mukjizat terbesar dari semua mukjizat-mukjizat yang diberikan Allah Swt kepada para Nabi sebelumnya dan kepada Nabi Muhammad Saw sendiri. Mukjizat-mukjizat para Nabi dan Rasul terdahulu berupa mukjizat materi bersifat indrawi, tetapi mukjizat Nabi Muhammad Saw berupa mukjizat ruhiyah yang bersifat rasional, kekal sepanjang masa, yaitu al-Qur‟an al-Karim sebagai mukjizat terbesar di antara mukjizat-mukjizat yang diberikan kepadanya. Begitu pula mukjizat-mukjizat yang diberikan kepada para Nabi dan Rasul sebelumnya, tidak nampak lagi fisik dan bekasnya, kecuali kisahnya saja yang dapat diketahui melalui pemberitaan al-Qur‟an sebagai mukjizat terbesar Nabi Muhammad Saw.

Al-Quran memiliki metode yang baik, kalimat-kalimatnya membentuk perpaduan yang serasi, dan kefasihan bahasa serta keringkasan ibaratnya dan pramasastranya benar-benar berbeda dengan kebiasaan yang berlaku di kalangan orang Arab. Karena mereka adalah orang-orang yang ahli dalam bidang ini dan sebagai jago-jago berbicara, mereka memiliki keahlian dalam bidang berpramasastra dan menguntai kata-kata bijak yang tidak dimiliki oleh bangsa-bangsa yang lain.

Ungkapan-ungkapan mereka lebih indah daripada untaian mutiara, dan dapat membuat hati terpesona karenanya, semua hambatan dan kesulitan bisa dimudahkan, dan semua malapetaka serta ujian dapat disingkirkan. Melalui keahlian mereka dalam berpramasastra, mereka dapat membuat orang pemberani menjadi pengecut, orang yang pengecut menjadi pemberani, orang yang mempunyai kekurangan menjadi tampak sempuna, dan orang yang semula terkenal menja di tidak terkenal.

BACA:   INDEKS AL QURAN ONLINE : Muhjizat Al Quran dan FENOMENA GEOGRAFIS DALAM AL QUR'AN KHUSUSNYA AWAN-AWAN YANG MENGGUMPAL

Pengetahuan mereka sangatlah luas. Sekalipun demikian, Al-Quran jauh lebih unggul dari mere ka. Ia berbicara dan menyanggah mereka selama dua puluh tahun lebih sebagaimana telah dijelaskan dalam firman-Nya: “Atau (patutkah) mereka mengatakan, “Muhammad membuat-buatnya.” Katakanlah, “Kalau benar yang kalian katakan itu maka cobalah datangkan sebuah surat seperti itu dan panggillah siapa yang dapat kalian panggil (untuk membuatnya) selain Allah jika kalian orang-orang yang benar.” (QS Yunus (10) :38).

Mukjizat Al-Quran menyangkut gambaran susunannya yang menakjuban, uslub-uslubnya yang aneh dan berbeda pula uslub-uslub yang biasa berlaku dalam bahasa Arab, serta berbeda pula dari nizham dan natsar yang berlaku di kalangan mereka. Semua yang dikemukakan dalam Al-Quran berbeda, dan baik sebelumnya ataupun sesudahnya tidak pernah dijumpai hal yang serupa dengannya, serta tidak ada seorang pun yang mampu membuat sesuatu yang serupa dengannya.

Bahkan Al-Quran membuat mereka menjadi bingung dan kemampuan mereka melemah di hadapannya. Mereka tidak menemukan jalan untuk membuat hal yang setara dengannya dari kalam mereka. Mukjizat Al-Quran baik ditinjau dari segi keringkasan ungkapannya, balaghah (paramasastra). Atau dari segi ungkapannya yang aneh, masing-masing segi itu tidak mampu mereka melaku kannya, karena berada di luar jangkauan kemampuan mereka serta berbeda dengan kefasihan bicara mereka.

 

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *