January 16, 2021

KLIK QURAN

THE TRUTH WAY OF LIFE

Asbabun Nuzul Surat Ali Imran

4 min read

 

Asbabun Nuzul Surat Ali-‘Imran memuat sebab-sebab turunnya sebagian ayat-ayat pada surat Ali-‘Imran. Asbābun Nuzūl Sebab-sebab Turunnya suatu ayat adalah ilmu Al-Qur’an yang membahas mengenai latar belakang atau sebab-sebab suatu atau beberapa ayat al-Qur’an diturunkan. Pada umumnya, Asbabun Nuzul memudahkan para Mufassir untuk menemukan tafsir dan pemahaman suatuayat dari balik kisah diturunkannya ayat itu. Selain itu, ada juga yang memahami ilmu ini untuk menetapkan hukum dari hikmah dibalik kisah diturunkannya suatu ayat. Ibnu Taimiyyah mengemukakan bahwa
mengetahui Asbabun Nuzul suatu ayat dapat membantu Mufassir memahami makna ayat. Pengetahuan tentang Asbabun Nuzul suatu ayat dapat memberikan dasar yang kukuh untuk menyelami makna suatu ayat Al-Qur’an

Ali-‘Imran


Ali-‘Imran : 77

1. Imam Bukhari meriwayatkan (5/430): “… dari ‘Abdullah, dari Nabi saw, dia bersabda:”Siapa yang bersumpah untuk merampas harta seseorang dalam keadaan dia sengaja dusta, niscaya dia bertemu Allah dalam keadaan murka kepadanya.” Maka Allah ta’ala menurunkan: “Sesungguhnya orang-orang yang menukar janji(nya dengan) Allah dan sumpah-sumpah mereka dengan harga yang sedikit,…”[

Datanglah Al-Asy’ats lalu berkata: “Apa yang disampaikan Abu Abdirrahman kepada kalian itu tentang saya ayat ini turun. Saya dahulu punya sebuah perigi (sumur) di tanah milik anak paman saya.” Lalu Nabi berkata kepadaku: “Saksi-saksimu?” Saya katakan:”Saya tidak punya saksi-saksi.” Dia berkata lagi: “Sumpah dia (pemilik tanah)?” Sayapun berkata:” Wahai rasulullah, bahwasanya dia telah bersumpah, lalu Nabi saw menyebutkan hadits ini. Kemudian turunlah ayat itu sebagai bukti yang membenarkannya.”

Hadits ini dikeluarkan oleh Al-Bukhari pada beberapa tempat dalam Shahihnya ; (6/70) dan (280) di dalamnya tersebut:” Dahulu antara aku dan seorang Yahudi ada keributan tentang sebidang tanah.” Juga (210) dan didalamnya ada:”Antara aku dengan seseorang ada pertikaian tentang sesuatu.”

2. Imam Bukhari meriwayatkan (9/280): “…dari Abdullah bin Abi Aufa, bahwasanya ada seseorang yang menjual barang di pasar, lalu dia bersumpah tentang barang itu bahwa sungguh dia telah memberi dengan barang itu, sesuatu yang belum pernah dia berikan agar menjerumuskan padanya seseorang dari kalangan muslimin, lalu turunlah:”Sesungguhnya orang-orang yang menukar janji (nya dengan) Allah dan sumpah-sumpah mereka dengan harga yang sedikit, mereka itu tidak mendapat bahagian (pahala) di akhirat, dan Allah tidak akan berkata-kata dengan mereka dan tidak akan melihat kepada mereka pada hari kiamat dan tidak (pula) akan menyucikan mereka. Bagi mereka azab yang pedih.”

Tidaklah bertentangan antara kedua riwayat ini, dan dapat dipahami bahwa turunnya karena dua sebab sekaligus, sementara lafazh ayat lebih umum dari itu. Meskipun Hadits ‘Abdullah bin Mas’ud lebih shahih.

Ali-‘Imran : 86-89

Imam Abu Ja’far bin Jarir meriwayatkan (3/340): “…dari Ibnu ‘Abbas, katanya:” Ada seorang laki-laki Anshar masuk Islam kemudian murtad dan bergabung dengan orang musyrik lalu dia menyesal, maka diapun menemui kaumnya (dan berkata): “Datanglah kepada Rasulullah saw, apakah ada taubat (untukku)?” (lalu turunlah) firman Allah:”Bagaimana Allah akan menunjuki suatu kaum yang kafir sesudah mereka beriman, serta mereka telah mengakui bahwa Rasul itu (Muhammad) benar-benar rasul, dan keterangan-keteranganpun telah datang kepada mereka? Allah tidak menunjuki orang-orang yang zalim. Mereka itu, balasannya ialah: bahwasanya la’nat Allah ditimpakan kepada mereka, (demikian pula) la’nat para malaikat dan manusia seluruhnya, mereka kekal di dalamnya, tidak diringankan siksa dari mereka, dan tidak (pula) mereka diberi tangguh, kecuali orang-orang yang taubat, sesudah (kafir) itu dan mengadakan perbaikan. Karena sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

Hadits ini para rawinya adalah rawi shahih, Dikeluarkan juga oleh Ibnu Hibban, Ath-Thahawi, Al-Hakim, dan disetujui Adz-Dzahabi.

Referensi

Ash-Shahihul Musnad Min Asbabin Nuzul, 1415 H, Karya Syekh Muqbil bin Hadi Al-Wadi’i.
QS. Ali-‘Imran : 77^ QS. Ali-‘Imran : 86-89

BACA:   Jawaban Ustadz Abdul Somad Lc MA: Ketika Shalat  akan tegak berdiri, Posisi telapak tangan ke lantai atau tangan mengepal?
loading...

Материалы по теме:

Tata Cara Shlat Idul Adha Sesuai Quran, Hadits Atau Tuntunan Rasulullah
Iduladha adalah sebuah hari raya Islam. Pada hari ini diperingati peristiwa kurban, yaitu ketika Nabi Ibrahim, yang bersedia untuk mengorbankan putranya Ismail untuk Allah, ...
Sejarah Islam di Dunia
  Sejarah Perkembangan Islam di Dunia Secara umum Sejarah Islam setelah meninggalnya Nabi Muhammad telah berkembang secara luas di seluruh dunia.Bani Umayyah, Bani Abbasiyah, danKesultanan Utsmaniyah boleh dikatakan ...
Kisah Perniagaan Siti Khadijah r.a dan perkenalan dengan Rasulullah s.a.w
  Kisah Perniagaan Siti Khadijah r.a dan perkenalan dengan Rasulullah s.a.w Menurut Ibnu Athir dan Ibnu Hisyam, Siti Khadijah radhiallahu anha(r.a) adalah seorang saudagar yang sangat ...
Tafsir Al Maidah 82: Kedekatan Muslim dengan Nasrani Yg Jujur Beragama. Masuk Islam Karena Dibacakan Quran
  Al-Maidah, ayat 82 لَتَجِدَنَّ أَشَدَّ النَّاسِ عَدَاوَةً لِلَّذِينَ آمَنُوا الْيَهُودَ وَالَّذِينَ أَشْرَكُوا وَلَتَجِدَنَّ أَقْرَبَهُمْ مَوَدَّةً لِلَّذِينَ آمَنُوا الَّذِينَ قَالُوا إِنَّا نَصَارَى ذَلِكَ بِأَنَّ ...
Al Quran Bulan Ramadhan, Rasulullah dan Sahabat Fokus Quran Pada Ramadhan
Allah –Subhanahu wa Ta’ala– berfirman, شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَ بَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَ الْفُرْقَانِ “Bulan Ramadhan yang di dalamnya –mulai- diturunkannya ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.