January 15, 2021

KLIK QURAN

THE TRUTH WAY OF LIFE

QURAN DIGITAL : Orangtua Memohon Ampun Dosa, Meski Anaknya Salah

4 min read

قَالُوْا يٰٓاَبَانَا اسْتَغْفِرْ لَنَا ذُنُوْبَنَآ اِنَّا كُنَّا خٰطِـِٕيْنَ قَالَ سَوْفَ اَسْتَغْفِرُ لَكُمْ رَبِّيْ ۗاِنَّهٗ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ

qālụ yā abānastagfir lanā żunụbanā innā kunnā khāṭi`īn. qāla saufa astagfiru lakum rabbī, innahụ huwal-gafụrur-raḥīm

Artinya : “Mereka berkata, “Wahai ayah kami, mohonkanlah ampunan untuk kami atas dosa-dosa kami, sesungguhnya kami adalah orang yang bersalah (berdosa).” Dia (Yaqub) berkata, “Aku akan memohonkan ampunan bagimu kepada Tuhanku. Sungguh, Dia Yang Mahapengampun, Mahapenyayang.”  – Yusuf 97 – 98.

Dari ayat tersebut dilihat anak-anak Nabi Yaqub AS telah durhaka kepadanya, kepada Allah, dan Yusuf. Mereka telah berbohong dengan menipu ayahnya bahwa Yusuf telah meninggal diserang serigala. Berbuat bohong kepada ayahnya dan Allah adalah dosa. Namun, akhirnya mereka menyadari kesalahannya lalu memohon ampun kepada Nabi Yaqub AS dan Allah.

Allah ceritakan kisah ini di dalam Alquran tidak hanya menyebutkan sesuatu yang khusus yang terjadi pada keluarga Nabi Yaqub AS saja. Namun, Allah mengajarkan nanti pada generasi selanjutnya akan terjadi kasus yang sama.

Kasus yang terjadi pada anak-anak Nabi Yaqub hanya menjadi cermin dari jiwa bagi setiap anak mereka secara fitrah sangatlah mengharapkan orang tua mereka agar membantu mereka demi memperoleh kebaikan dan kebahagiaan di dunia dan keselamatan di akhirat.

Tafsir Surat Yusuf 97-98

Maka pada saat itu mereka berkata kepada ayah mereka dengan nada meminta belas kasihan:
{يَا أَبَانَا اسْتَغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا إِنَّا كُنَّا خَاطِئِينَ قَالَ سَوْفَ أَسْتَغْفِرُ لَكُمْ رَبِّي إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ}
Wahai ayah kami, mohonkanlah ampun bagi kami terhadap dosa-dosa kami, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang bersalah (berdosa). Ya’qub berkata, “Kelak aku akan memohonkan ampun bagi kalian kepada Tuhanku. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Yusuf: 97-98)
Barang siapa yang bertobat kepada-Nya, niscaya Dia menerima tobatnya.
Ibnu Mas’ud, Ibrahim At-Taimi, Amr ibnu Qais, Ibnu Juraij, dan lain-lainnya mengatakan bahwa Nabi Ya’qub menangguhkan permohonan mereka sampai waktu sahur.
Ibnu Jarir mengatakan, telah menceritakan kepadaku Abus Saib, telah menceritakan kepada kami Ibnu Idris, bahwa ia pernah mendengar Abdur Rahman ibnu Ishaq menceritakan asar berikut dari Muharib ibnu Disar, bahwa Khalifah Umar r.a. datang ke masjid, lalu ia mendengar seseorang mengucapkan doa berikut: “Ya Allah, Engkau telah menyeru­ku, lalu aku memenuhi seruan-Mu. Dan Engkau telah memerintahkan kepadaku, lalu aku taati. Demi waktu sahur ini, berilah ampunan kepadaku.” Umar mendengarkan suara itu, lalu menyelidikinya, dan ternyata suara itu berasal dari rumah Abdullah ibnu Mas’ud r.a. Ketika ia ditanya tentang bacaan doanya itu, ia menjawab, “Sesungguhnya Ya’qub menangguhkan permintaan anak-anaknya sampai waktu sahur melalui ucapannya yang disitir oleh firman Allah Swt.: ‘Kelak aku akan memohonkan ampun bagi kalian kepada Tuhanku.’ (Yusuf: 98).”
Di dalam hadis disebutkan bahwa hal itu terjadi pada malam Jumat, seperti yang dikatakan oleh Ibnu Jarir pula dalam riwayat lainnya; bahwa:
حَدَّثَنِي الْمُثَنَّى، حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ أَبُو أَيُّوبَ الدِّمَشْقِيُّ، حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ، أَنْبَأَنَا ابْنُ جُرَيْج، عَنْ عَطَاءٍ وعِكْرِمة، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: {سَوْفَ أَسْتَغْفِرُ لَكُمْ رَبِّي} يَقُولُ: حَتَّى تَأْتِيَ لَيْلَةُ الْجُمُعَةِ، وَهُوَ قَوْلُ أَخِي يَعْقُوبَ لِبَنِيهِ
telah menceritakan kepadaku Al-Musanna, telah menceritakan kepada kami Sulaiman ibnu Abdur Rahman Abu Ayyub Ad-Dimasyqi, telah menceritakan kepada kami Abul Walid, telah menceritakan kepada kami Ibnu Juraij, dari Ata dan Ikrimah, dari Ibnu Abbas, dari Rasulullah Saw. mengenai firman-Nya: Kelak aku akan memohonkan ampun bagi kalian kepada Tuhanku. (Yusuf: 98) Bahwa yang dimaksud ialah hingga datang malam Jumat. Itulah yang dimaksudkan oleh perkataan saudaraku Ya’qub kepada anak-anaknya.
Bila ditinjau dari jalur ini, hadis ini berpredikat garib; dan mengenai predikat marfu’-nya masih perlu dipertimbangkan kebenarannya.

TOPIK DAN AYAT QURAN ATAU INDEKS QURAN

Klik di bawah Ini

§  AL QUR’AN §  MAKANAN DAN MINUMAN
§  IMAN §  PAKAIAN DAN PERHIASAN
§  IBADAH §  SEJARAH
§  NABI MUHAMMAD SAW  §  BANGSA – BANGSA TERDAHULU
§  ILMU §  NABI NABI
§  PEMERINTAHAN, PERADILAN DAN HAKIM §  PERKAWINAN DAN PERCERAIAN
§  HUKUM PIDANA, JINAYAH §  PERBANDINGAN AGAMA
§  HUKUM PRIBADI, WARISAN DLL §  ANAK ANAK
§  SOSIAL, EOKONOMI (MU’AMALAT) §  AKHLAQ DAN ADAB
§  JIHAD §  MAKANAN DAN MINUMAN
BACA:   Berkurban Saat Pandemi Covid19: Tata Cara Sesuai Quran, Hadits, Tuntunan Rasulullah dan Sesuai Protokol Kesehatan

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.