January 25, 2021

KLIK QURAN

THE TRUTH WAY OF LIFE

QURAN DIGITAL : Tafsir Al Maidah 46-47, Hendaklah Pengikut Injil memu­tuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah

5 min read

.

Al-Maidah, ayat 46-47

وَقَفَّيْنَا عَلَى آثَارِهِمْ بِعِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ مُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ التَّوْرَاةِ وَآتَيْنَاهُ الْإِنْجِيلَ فِيهِ هُدًى وَنُورٌ وَمُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ التَّوْرَاةِ وَهُدًى وَمَوْعِظَةً لِلْمُتَّقِينَ (46) وَلْيَحْكُمْ أَهْلُ الْإِنْجِيلِ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ فِيهِ وَمَنْ لَمْ يَحْكُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ فَأُولَئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ (47)

Dan Kami iringkan jejak mereka (nabi-nabi Bani Israil) dengan Isa putra Maryam, membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Taurat. Dan kami telah memberikan kepadanya kitab Injil, sedangkan di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang mene­rangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu kitab Tau­rat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa. Dan hendaklah orang-orang pengikut Injil memu­tuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah di dalamnya Barang siapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang fasik

Allah Subhanahu wa Ta’ala telah berfirman:

وَقَفَّيْنَا

Dan kami iringkan. (Al-Maidah: 46)

Yakni kami ikutkan pada jejak mereka, Nabi-nabi Bani Israil.

{بِعِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ مُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ التَّوْرَاةِ}

dengan Isa putra Maryam, membenarkan kitab yang sebelumnya yaitu Taurat. (Al-Maidah: 46)

Yakni beriman kepada kitab Taurat dan menjadi hakim tentang apa yang terkandung di dalamnya.

{وَآتَيْنَاهُ الإنْجِيلَ فِيهِ هُدًى وَنُورٌ}

Dan Kami telah memberikan kepadanya kitab Injil, sedangkan di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi). (Al-Maidah: 46)

Yaitu sebagai petunjuk kepada perkara yang hak dan cahaya yang dapat menerangi untuk melenyapkan kesyubhatan dan memecahkan berbagai macam masalah.

{وَمُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ التَّوْرَاةِ}

dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu kitab Taurat. (Al-Maidah: 46)

Yakni mengikuti kitab Taurat dan tidak menentang apa yang terkandung di dalamnya kecuali dalam sedikit masalah yang dia jelaskan kepada kaum Bani Israil sebagian perkara yang diperselisihkan di kalangan mereka pada masa silam. Seperti yang disebutkan oleh firman-Nya, menceritakan keadaan Al-Masih, bahwa ia pernah berkata kepada kaum Bani Israil:

{وَلأحِلَّ لَكُمْ بَعْضَ الَّذِي حُرِّمَ عَلَيْكُمْ}

dan untuk menghalalkan bagi kalian sebagian yang diharamkan untuk kalian. (Ali Imran: 50)

BACA:   10 Ayat Al Baqarah Pengusir Setan di Rumah

Karena itulah menurut pendapat yang terkenal di kalangan para ulama dari dua pendapat mereka, kitab Injil me-mansukh sebagian hukum kitab Taurat.

****

Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:

{وَهُدًى وَمَوْعِظَةٌ لِلْمُتَّقِينَ}

Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa. (Al-Maidah: 46)

Yaitu kami jadikan kitab Injil sebagai petunjuk yang dijadikan pegangan dan sebagai pengajaran, yakni peringatan untuk menjauhi perbuatan-perbuatan yang diharamkan dan perbuatan-perbuatan yang berdosa; bagi orang-orang yang bertakwa, yakni bagi orang-orang yang bertakwa kepada Allah dan takut kepada ancaman dan siksa-Nya.

Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:

{وَلْيَحْكُمْ أَهْلُ الإنْجِيلِ بِمَا أَنزلَ اللَّهُ فِيهِ}

Dan hendaklah orang-orang pengikut Injil memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah di dalamnya. (Al-Maidah: 47)

Dibaca liyahkuma dengan bacaan nasab karena huruf lam-nya bermakna kai, yakni “dan Kami berikan kepadanya kitab Injil agar ia memutuskan perkara para pengikut agamanya di zamannya dengan kitab Injil itu”. Dan dibaca jazm —yaitu walyahkum— karena huruf lam-nya dianggap sebagai lamul amri, yang artinya “hendaklah mereka beriman kepada semua apa yang terkandung di dalam kitab Injil, dan hendaklah mereka menegakkan semua apa yang diperintahkan di dalamnya yang antara lain ialah berita gembira tentang kedatangan Nabi Muhammad Shalallahu’alaihi Wasallam dan perintah mengikutinya serta membenarkannya bila telah ada”. Seperti yang disebutkan di dalam ayat lainnya melalui firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:

{قُلْ يَا أَهْلَ الْكِتَابِ لَسْتُمْ عَلَى شَيْءٍ حَتَّى تُقِيمُوا التَّوْرَاةَ وَالإنْجِيلَ وَمَا أُنزلَ إِلَيْكُمْ مِنْ رَبِّكُمْ}

Katakanlah, “Hai Ahli Kitab, kalian tidak dipandang beragama sedikit pun hingga kalian menegakkan ajaran-ajaran Taurat, Injil. Dan Al-Qur’an yang diturunkan kepada kalian dari Tuhan Kalian (Al Maidah : 68) hingga akhir ayat

الَّذِينَ يَتَّبِعُونَ الرَّسُولَ النَّبِيَّ الأمِّيَّ الَّذِي يَجِدُونَهُ مَكْتُوبًا عِنْدَهُمْ فِي التَّوْرَاةِ

(Yaitu) orang-orang yang mengikuti Rasul, Nabi yang ummi yang (namanya) mereka dapati tertulis di dalam Taurat. (Al-A’raf: 157)

sampai dengan firman-Nya:

أُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

BACA:   Ada Apa Dengan Kedahsyatan 10 Ayat Awal dan Akhir Al Kahfi ?

mereka itulah orang-orang yang beruntung. (Al-A’raf: 157)

Karena itulah dalam surat ini disebutkan oleh firman-Nya:

{وَمَنْ لَمْ يَحْكُمْ بِمَا أَنزلَ اللَّهُ فَأُولَئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ}

Barang siapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang fasik. (Al-Maidah: 47)

Yakni orang-orang yang keluar dari ketaatan kepada Tuhannya, cenderung kepada kebatilan dan meninggalkan perkara yang hak. Dalam keterangan yang terdahulu telah disebutkan bahwa ayat ini diturunkan berkenaan dengan orang-orang Nasrani, dan hal ini jelas dari konteks ayat

loading...

Материалы по теме:

Doa Pilihan: Bacaan Doa Masuk Masjid
Doa Pilihan: Bacaan Doa Masuk Masjid اَللّٰهُمَّ افْتَحْ لِيْ اَبْوَابَ رَحْمَتِكَ   Allahummaf tahlii abwaaba rohmatik Artinya: "Ya Allah, bukalah untukku pintu-pintu rahmat-Mu" Doa Pilihan Bacaan Doa Keluar Masjid اَللّٰهُمَّ اِنِّى ...
QURAN DIGITAL: Tafsir Al-Baqarah, ayat 211-212: Dunia Nyata Indah Bagi Kafir, Mereka Memandang hina Orang Beriman, Padahal Lebih Mulia
Tafsir Quran Al-Baqarah, ayat 211-212: Dunia Nyata Indah Bagi Kafir, Mereka Memandang hina Orang Beriman, Padahal Lebih Mulia Al-Baqarah, ayat 211-212   {سَلْ بَنِي إِسْرَائِيلَ كَمْ آتَيْنَاهُمْ ...
Tempat Yang Tidak Disukai Malaikat
  Malaikat adalah makhluk yang memiliki kekuatan-kekuatan yang patuh pada ketentuan dan perintah Allah. Malaikat di dalam ajaran Islam. Malaikat diciptakan oleh Allah terbuat dari cahaya ...
INDEKS QURAN : AHKLAK, ADAB DAN AYAT DALAM QURAN
INDEKS QURAN 1 AKHLAQ DAN ADAB
BACA:   Ilmu Tajwid: Hukum taawuz dan basmalah
AKHLAK AKHLAK MULIA 1 Ihsan : Al-Baqarah 83,  Al-Baqarah 112,  Al-Baqarah 177,  Al-Baqarah 195,  Al-Baqarah 229,  Ali 'Imran 134, Ali 'Imran ...
Cukup Menasehati, jangan Menjelek jelekkan Pelaku Maksiat
  Jangan mengejek, mencela atau menjelek2an pelaku dosa atau pelaku maksiat. Cukup menasehatinya (jika punya kemampuan) atau minimal mendoakannya agar diberi hidayah dan bertaubat kembali. ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.